Friday, March 15, 2013

Pemerintah Perluas Bidikmisi Profesi Dokter dan Guru

0 comments

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mohammad Nuh, DEA berjanji untuk memperluas jangkauan beasiswa Bidikmisi. Jangkauan itu diperuntukkan bagi pendidikan profesi kedokteran dan kependidikan. Sekitar Rp 1,4 triliun anggaran akan disediakan untuk beasiswa Bidikmisi bagi 91.400-an mahasiswa tidak mampu di tahun 2013. Anggaran tersebut lebih besar dari tahun lalu, dikarenakan sebagian anggaran tersebut disiapkan bagi mahasiswa kedokteran dan pendidikan guru agar bisa kuliah sampai menjadi seorang dokter, atau pengajar.

Bidikmisi adalah program afirmatif Kemdikbud yang dipayungi oleh Undang-Undang No 12 Tahun 2012. Program ini mewajibkan alokasi anggaran minimal 20 persen untuk penerimaan mahasiswa baru yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Tingkatkan Keramahan Sosial Kepada Mahasiswa Tidak Mampu

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh juga, bersilaturahmi dengan para mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah. Kesempatan silaturahmi ini serangkaian dengan acara peresmian tujuh infrastruktur di kampus tersebut.

Sepanjang silaturahmi, suasana kekeluargaan kental terasa antara Mendikbud dan para mahasiswa. Hal itu terlihat saat Mendikbud menanyai pengalaman hidup 20 mahasiswa di antara 1.800 mahasiswa yang hadir. Dan di akhir acara, Mendikbud memberikan dukungan terhadap UNS untuk tetap melakukan keramahan sosial terhadap mahasiswa tidak mampu. "Teruskan, dan tingkatkan keramahan sosial untuk mahasiswa tidak mampu," himbau Nuh, Senin (11/3).

Menteri yang mengambil spesialisasi Teknik Elektro ini bahkan menegaskan UNS untuk tetap membuka pintu lebar-lebar terhadap siswa tidak mampu. "Gelar karpet merah untuk mereka, mahasiswa tidak mampu yang berprestasi. Karena, kemulian UNS terlihat dari banyaknya mahasiswa tidak mampu," tegas Nuh.

Dalam tiga tahun terakhir, para mahasiswa penerima Bidik Misi di UNS menunjukkan prestasi yang baik. Berdasarkan data Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa yang disampaikan rektor UNS Ravik Karsidi, para mahasiwa secara berkelanjutan menunjukkan prestasi yang baik. Di tahun 2010, mereka mendapatkan rata-rata IPK sebesar 3,8. Tahun 2011, mereka mendapatkan IPK rata-rata sebesar 3,48. Hal mencengangkan, tahun ini terdapat tiga mahasiswa yang mendapatkan IPK sangat memuaskan yaitu 4,00. Mereka berada di fakultas pertanian dan Fakultas MIPA.

Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)



Related Articles:

Leave a Reply

 
Pengumuman Snmptn © 2011 - 2016 Situs Snmptn & World Sharings. Supported by School Directory

Thanks for All friends